TUGAS MANAJEMEN TERNAK UNGGAS
PELUANG BISNIS AYAM ORGANIK

OLEH:
AULYRAHMAWATI |
FAKULTAS PETERNAKAN
UNIVERSITAS JAMBI
2016
KATA PENGANTAR
Puji dan syukur
kita panjatkan atas kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah melimpahkan rahmat
dan hidayahnya kepada penulis dapat menyelesaikan tugas makalah Manajemen Ternak Unggas mengenai peluang bisnis ayam
organik.
Adapun dalam makalah ini akan membahas mengenai peluang bisnis ayam organik. Penulis ucapkan terima kasih kepada Dosen Manajemen Ternak Unggas yang
telah membimbing kami dalam pembelajaran kuliah.
Semoga tugas makalah ini dapat bermanfaat kita
semua, tekhususnya bagi penulis dan pembaca
|
DAFTAR ISI
HALAMAN
DAFTAR
PUSTAKA
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Ayam organik adalah ayam
yang diternakkan secara alami tanpa ditambahkan
bahan kimia. Bibit ayam (day old chicken, DOC) nya sejak awal
ditetaskan dan dibesarkan dengan perlakuan organik. Pakannyapun berasal dari
sayuran organik dan dedaknya dibuat dari beras organik. Usaha peternakan ayam
pedaging ‘organik’ ini bukannya meniadakan penggunaan bahan kimia buatan, tetapi
meminimalisir pakan dari pabrik dan diberi perlakuan khusus terlebih dahulu. Peternakan
ayam pedaging system ini menghematan banyak biaya pakan hingga 50 persen,
memperpendek usia produksi serta berbagai keunggulan lain.
Meningkatnya kesadaran masyarakat akan
pentingnya hidup sehat membuat usaha makanan organik menjadi peluang bisnis
yang menggiurkan. Tidak hanya tanaman yang telah dilakukan dengan metode
organik, tetapi juga ternak, khususnya ayam. Ayam organik kini
menjadi peluang bisnis yang semakin luas pasarnya seiring dengan permintaan
pasar yang meningkat karena kesadaran masyarakat mengkonsumsi daging ayam
organik yang lebih sehat. Meski pasar untuk daging ayam organik ini
masih banyak pada level konsumen kelas menengah ke atas, namun jumlahnya semakin
meningkat. Dan, bukannya tidak mungkin akan merambah ke level konsumen di
bawahnya.
Secara bisnis Ayam Organik memang
memiliki peluang yang besar. Kebutuhan daging ayam yang setiap tahun meningkat
menjadi peluang yang bisa dimanfaatkan, Ayam Organik lambat laun akan laris dan
menggeser dominasi ayam biasa. Anda bisa memanfaatkan peluang bisnis Ayam
Organik sebagai usaha yang digeluti.
Berdasarkan
hasil penelitian, kadar lemak Ayam Organik hanya 2.4% lebih rendah dari ayam
non organik yang 9,15% apa lagi dibandingkan dengan ayam konvensional yang
berkisar 25%. Sedangkan kadar protein untuk Ayam Organik 21.3%, dibandingkan
dengan ayam konvensional yang hanya 17 %. Perpaduan pakan biasa diimbangi
dengan minuman Nano Mineral menghasilkan Ayam Organik yang akan banyak diburu
pecinta kuliner sehat nantinya.
1.2 Tujuan
Adapun tujuan dari pembuatan makalah ini yaitu untuk mengetahui
bagaimana peluang usaha ayam organik khususnya di Indonesia.
1.3 Manfaat
Adapun manfaat dari pembuatan
makalah ini yaitu kita dapat mengetahui peluang usaha ayam organik khususnya di
Indonesia.
1.4 Rumusan Masalah
1.4.2
Bagaimanakah Teknik budidaya ayam organik ?
1.4.3
Apakah keunggulan ayam organik ?
1.4.4
Apakah kelemahan ayam organik ?
1.4.5
Apakah ciri khas dari ayam organik ?
1.4.6
Apakah keunggulan usaha ayam organik ?
1.4.7
Apakah kendala dalam usaha ayam organik ?
BAB II
PEMBAHASAN
Back to nature sudah merebak ke
seluruh sudut dunia, termasuk dunia peternakan ayam. Konsumen kini mulai
memikirkan dampak negatif akibat mengkonsumsi produk ayam hasil budidaya
konvensional. Beberapa hal yang menjadi perhatian publik antara lain penggunaan
antibiotik dalam pakan, penggunaan desinfektan yang tak ramah lingkungan,
penggunaan obat-obatan sintetik dan lain sebagainya yang dapat membawa dampak
negatif bagi kesehatan manusia dan memicu berbagai penyakit.
Pada dewasa ini, untuk menghasilkan ayam organik
tidak mudah dikarenakan beberapa hal berikut ini. Masalah pertama adalah bibit
yang dijual di pasar masih menggunakan sistem budidaya konvensional, misalnya
bibit ayam broiler dan ayam petelur. Untuk bibit, barangkali hanya ayam kampung
yang bisa menjadi bibit organik, sebab bisa dibuat sendiri. Masalah kedua
adalah bahan pakan yang digunakan. Sangat sulit dicari di pasar bahan pakan
yang dihasilkan dari pertanian organik, misalnya seperti jagung, dedak, tepung
ikan dan sebagainya. Masalah ketiga adalah bahwa peternakan ayam masih
bergantung pada penggunaan antibiotik dalam pakannya. Sebab, beberapa hasil
riset menunjukkan bahwa penggantian antibiotik dengan probiotik, herbal
atau produk organik lainnya menurunkan produksi ayam dan meningkatkan angka
kematian. Ini berarti menurunkan tingkat keuntungan yang diperoleh peternak.
Masalah keempat adalah ketergantungan ayam terhadap vaksinasi masih tinggi, dan
belum tergantikan.
2.1 Persyaratan Teknis untuk ayam organik
Ada
beberapa persyaratan teknis untuk menghasilkan ayam organik (KPO Indonesia.
2007) sebagai berikut:
2.1.1
Lahan dan penyiapan lahan, kandang, bangunan
kantor dan tenaga kerja
Peternak
diharuskan mempunyai catatan riwayat pemanfaatan lahan minimal 2 tahun sebelum
lahan digunakan untuk usaha ayam organik. Selain itu, lahan bekas ayam non
organik harus dibiarkan minimal selama 2 tahun. Selanjutnya, area yang
dalam proses konversi, dan areal yang telah dikonversi untuk produksi ayam
organik tidak boleh diubah antara metode produksi ayam organik dan
konvensional. Hal lain yang harus diperhatikan adalah tidak menyiapkan lahan
dengan cara pembakaran.
Selain
lahan, kandang pemeliharaan ayam harus ditata supaya aliran air, saluran
pembuangan limbah tidak menimbulkan pencemaran lingkungan dan penyakit.
Kandang isolasi diletakkan paling belakang dan terpisah dari kandang lainnya
untuk menghindari penularan penyakit melalui udara, air, peralatan dan
petugas kandang. Bangunan kantor dan tempat tinggal karyawan harus
terpisah dari areal perkandangan dan dipagar.
Hal penting lainnya yang perlu diperhatikan
adalah tenaga kerja yang sehat dan telah terampil dalam teknis budidaya ternak
dan penanganan panen, pasca panen, distribusi dan pemasaran hasil peternakan
ayam organik.
2.1.2
Bibit ayam
Bibit ayam berasal dari ayam yang
dipelihara secara organik atau sesuai dengan SNI . Bibit yang dipakai tidak
berasal dari hasil rekayasa genetika yang dibuktikan dengan sertifikat. Jika
tidak tersedia, maka dalam tahap awal bisa memakai bibit tanpa perlakuan. Anda
juga bisa menggunakan bibit ayam yang mampu hidup dalam pola budidaya organik.
2.1.3
Sumber air minum
Air sangat penting bagi usaha ayam organik.
Untuk itu air harus berasal dari sumber mata air yang langsung atau dari
sumber lain yang memenuhi standar SNI tentang air minum. Air harus dianalisis
secara periodik untuk menjaga agar mutu air tetap terkontrol. Sangat disarankan
agar sumber air, khususnya yang bukan sumber air langsung dilakukan
perlakuan untuk mengurangi cemaran. Oleh karena terbatasnya sumber air, maka
diwajibkan untuk hemat air.
2.1.4
Pencegahan penyakit dan pemeliharaan ternak
Prinsip
utama budidaya ayam organik adalah meminimalkan stres, mencegah terjadinya
penyakit, tidak menggunakan obat kimia untuk pencegahan dan pengobatan
penyakit, tidak menggunakan hormon pemacu pertumbuhan, tidak menggunakan pakan
ayam non organik dan hormon sintetis, menjaga kesehatan dan
kesejahteraan hewan serta tidak menggunakan pestisida, herbisida dan produk
hasil rekayasa genetika.
Biasanya
ayam organik dipelihara secara ekstensif pada lahan organik sebagai umbaran.
Jika dipelihara secara intensif, peternak harus menjaga agar kadang, ayam,
peralatan dan peternak harus senantiasa bersih. Hal ini untuk menjaga
terjadinya cemaran dan menularnya bibit penyakit.
2.1.5
Pakan ternak
Ternak yang dipelihara secara ekstensif dan
intensif atau semi intensif harus mengkonsumsi pakan dari lahan organik, Air
minum yang digunakan untuk minum, membersihkan ternak dan lingkungan harus
berasal dari air organik. Bahan pakan tambahan seperti mineral dan vitamin
diperoleh secara alami dan berasal dari sumber sumber organik dan dalam proses
produksinya tidak menggunakan pelarut kimia. Probiotik, enzim dan
mikroorganisme diperbolehkan digunakan.
2.1.6
Penanganan panen, pasca panen, penyimpanan,
transportasi dan pemasaran
Peralatan,
ayam dan produknya dicuci dengan air standar baku untuk sisstem pangan organik.
Untuk mempermudah penanganan, pengolahan, penyimpanan, transportasi dan
pemasaran, maka tidak dibenarkan mencampur produk ayam organik dengan
produk ayam non-organik. Pada tahapan tersebut di atas tidak dibenarkan
menggunakan senyawa kimia sintetis.
2.2 Teknik budidaya ayam organik
Teknik
budidaya ayam organik tidak jauh berbeda dengan budidaya ayam anorganik
(konvensional), hanya saja tidak menggunakan senyawa kimia berbahaya,
desinfektan sintetik, antibiotik, indukan yang ramah lingkungan dan lain sebagainya
sebagaimana yang telah diuraikan di atas.
Berdasarkan
persyaratan teknis di atas, maka ada beberapa hal yang perlu diperhatikan
dalam budidaya peternakan ayam organik, yaitu:
2.2.1
Bibit (broiler & petelur) dapat diperoleh
dari pembibitan komersial yang sudah menerapkan usaha pembibitan ayam organik.
Salah satu cara yang bisa ditempuh adalah dengan melakukan pembibitan sendiri. Caranya bisa menetaskan ayam dari telur non organik, dan
ayam yang menetas dibudidayakan secara organik. Pada keturunan kedua baru bisa
diperoleh telur tetas organik. Ayam harus diberi pakan organic paling lambat 2
hari setelah menetas.
2.2.2
Bahan indukan (seperti bahan bakar) yang
digunakan berasal dari bahan organik yang sedikit menghasilkan cemaran.
2.2.3
Antibiotik hanya dipakai pada ayam yang sakit
sesuai dengan ketentuan medis. Usahakan ayam tidak terkena penyakit, sehingga
tidak perlu antibiotik. Suplemen yang dapat digunakan antara lain probiotik,
herbal (jamu) dan prebiotik organik.
2.2.4
Bahan pakan (sumber protein, sumber energi,
vitamin, mineral, feed additive ) yang disediakan berupa bahan
pakan yang berasal dari usaha yang telah menerapkan prinsip usaha organik.
Tidak menggunakan bahan pakan yang dimodifikasi secara genetis. Bahan pakan
yang dipakai telah disertifikasi.
2.2.5
Jumlah ideal ayam organik dibatasi 1000
ayam per kandang. Ayam diberi keleluasaan bergerak di dalam kandang dan
akses keluar menuju lahan terbuka (umbaran), kecuali jika cuaca tidak
mengijinkan. Model pemeliharaan bisa free-range, pastured
poultry, semi-intensive, yard and coop, dan innovative.
2.2.6
Agar kondisi ayam tetap prima selama masa
pemeliharaan, maka ayam dapat diberi jamu sesuai dengan dosis yang dibutuhkan.
Jamu diberikan untuk menjaga ayam dari stress baik stress panas ataupun stress
yang disebabkan oleh factor lain serta mencegah penyakit terkena penyakit.
Kebersihan kandang, kelembaban dan suhu kandang harus dijaga sesuai dengan
kondisi yang ideal. Selain untuk menjaga kesehatan ayam, jamu juga dapat
dipakai untuk mengobati penyakit seperti berak hijau, pilek, berak encer.
Hanya pada kondisi yang sangat terpaksa bisa digunakan antibiotik. Dalam
budidaya ayam organik, pemeriksaan kesehatan harus dilakukan secara intensif,
agar segera diketahui ayam yang sakit. Ayam yang sakit harus dipisahkan dari
ayam yang sehat, dan ditempatkan dalam kandang isolasi untuk penanganan lebih
lanjut di bawah pengawasan dokter hewan. Ayam yang sakit dapat diberikan
tindakan fisioterapi, akupuntur, probiotik dan herbal organik. Dalam keadaan
terpaksa dapat menggunakan obat obat kimia seperti antibiotik, obat cacing dan
lain lain harus memperhatikan dosis, cara pemberian, waktu henti obat dan dalam
pengawasan dokter hewan. Kotoran dan air kencing hewan yang sakit tidak boleh
mencemari lingkungan lahan organik .
2.2.7
Perdagangan ayam organik mensyaratkan label
bagi ayam organik yang telah disertifikasi oleh lembaga yang telah ditunjuk.
Peninjauan harus dilakukan bilamana terlacak pelanggaran terhadap ketentuan
peternakan organik dan secara berkala dilaksanakan setidaknya satu tahun sekali.
2.3 Keunggulan Ayam Organik
Ada beberapa keunggulan dari usaha ayam organik, antara lain:
a.
Rendah senyawa pencemar dan zat racun.
b.
Produk daging dan telur yang dihasilkan bebas
residu antibiotik erytromycin, kanamycin, tetracyclin, penisilin dan yang
sejenis, dan obat-obatan sintetik serta hormon.
c.
Kualitas daging dan telur lebih baik. Daging
dan telurnya mempunyai kadar lemak yang lebih rendah dengan protein yang lebih
tinggi. Produk ini juga kaya akan asam lemak omega-3, dan rendah kolesterol.
d.
Bebas mikrobia pathogen seperti Salmonella dan Escherichia
coli, dan logam berat yang masih bisa ditoleransi serta tidak terdapat
cemaran desinfektan.
e.
Rasa daging dan telur lebih enak, dan
mempunyai aroma yang lebih khas.
2.4 Kekurangan Ayam Organik
Beberapa
kelemahan ayam organik yaitu antara lain:
a.
Angka kematian lebih tinggi, dan produktivitas serta berat badan lebih rendah
jika dibandingkan dengan usaha peternakan konvensional;
b. Harga produk ayam (daging dan telur) lebih mahal, disebabkan
memerlukan sumber biaya yang lebih tinggi.
Tidak
mudah bukan untuk menciptakan ayam organik, tapi bukan tidak mungkin. Sejalan
dengan meningkatnya kesadaran dan kesejahteraan konsumen, yakin ayam
organik akan semakin diminati dan merupakan usaha yang menguntungkan.
2.5 Ciri khas daging Ayam Organik
a.
Saat mentah kulit
ayam organik terasa kesat,
b.
Saat mentah daging
ayam organik aromanya segar dan tidak amis,
c.
Saat daging ayam
organik direbus nyaris tidak ada buih/busa sehingga kuahnya aman untuk langsung
digunakan sebagai kaldu,
d.
Saat daging ayam
organik direbus aromanya segar tanpa aroma antibiotik.
e.
Saat daging ayam
organik digoreng buih/busa minyak cepat hilang sehingga minyak bisa lebih tahan
lama digunakan.
2.6 Keunggulan Usaha Ayam Organik
Dilihat dari
kacamata bisnis, bisnis ayam organik memiliki peluang yang besar. Peluang
pasar yang besar akan terus berkembang seiring meningkatnya kesadaran pola
hidup sehat masyarakat. Selain itu, tidak semata-mata bisnis saja, bisnis ayam
organik juga membantu pelaksanaan pola hidup sehat masyarakat dengan
mengkonsumsi daging ayam organik. Sehingga tak jarang restoran atau warung
makan yang menyediakan daging ayam organik banyak diburu oleh pecinta kuliner
sehat. Dengan seperti itu, bukan tidak mungkin permintaan daging ayam organik
akan mampu menggeser dominasi daging ayam biasa.
Meningkatnya
permintaan daging ayam organik dapat dilihat dari mulai maraknya restoran
atau warung makan yang menyediakan menu daging ayam organik atau bahkan
ada yang mengkhususkan menjual menu yang berasal dari daging ayam organik.
Selain restoran dan warung makan, sudah banyak swalayan atau pusat-pusat
perbelanjaan yang menyediakan daging ayam organik. Dari segi harga, harga
daging ayam organik relatif lebih tinggi jika dibandingkan dengan daging
ayam biasa.
2.7 Kendala usaha ayam organik
Masih terbatasnya
akses untuk mendapatkan daging ayam organik menyebabkan daging ayam
organik belum dapat didistribusikan dan dinikmati oleh semua kalangan. Seperti
dapat kita lihat, daging ayam organik masih dijual di tempat-tempat khusus seperti
swalayan atau pusat-pusat perbelanjaan maupun di restoran dan warung makan
khusus.
Mengingat
dari segi kandungan gizi antara daging ayam organik dengan daging ayam
biasa tidak berbeda jauh, banyak yang masih memilih daging ayam biasa dengan
alasan harga yang lebih murah. Daging ayam organik masih merupakan produk
premium, dari segi harga memang masih di atas daging ayam biasa.
BAB III
3.1 Kesimpulan
Bisnis ternak ayam
organik kini makin mendapat tempat di hati para peternak di berbagai wilayah tanah
air. Ayam organik bersih dari bahan kimia dan zat berbahaya, seperti rendah
kolesterol, rendah lemak dan lain sebagainya. Ayam Organik bisa berasal dari
ayam broiler maupun ayam kampung dan jenis ayam lainnya. Secara bisnis Ayam
Organik memang memiliki peluang yang besar. Kebutuhan daging ayam yang setiap
tahun meningkat menjadi peluang yang bisa dimanfaatkan, Ayam Organik lambat
laun akan laris dan menggeser dominasi ayam biasa dengan memanfaatkan peluang bisnis
Ayam Organik sebagai usaha yang digeluti.
DAFTAR PUSTAKA
Anonimous. (2012). Menciptakan ayamorganik.
http://uripsantoso.wordpress.com diakses pada 18/11/2016.
Anonimous. (2013). prospek cerah beternak
ayam pedaging organik. http://royalpoultry.com diakses pada 18/11/2016.
Anonimous. (2014). ternak ayam organik
bisnis menggiurkan. http://ragampeluangusaha.blogspot.com diakses pada
18/11/2016.
KPO Indonesia. (2007). Pedoman Umum
Penerapan Jaminan Mutu Budidaya Ternak dan Hasil Produk Ternak Organik.
Otoritas Kompeten Pangan Organik: Departemen Pertanian.
ps: buat yang cari hadian antimainstream untuk kado wisuda, anniversary, ulangtahun dll bisa kepoin, follow dan custom order di instagram @byaulyaraa guysss!!!